Berhubungan di Malam Jumat, Benarkah Disunnahkan?

 


Hubungan suami istri atau Jimak di malam Jumat, ada sebagian ulama yang menganggapnya sunnah. Sehingga kemudian muncullah candaan, 'sunnah rasul', yang biasa diucapkan saat hari Kamis sudah beranjak petang.

Benarkah ada anjuran khusus untuk berhubungan suami istri di malam Jumat?

Terkait waktu berjimak, Syekh Wahbah Az-Zuhayli, seorang ulama Ahlussunnah dunia di Damaskus Suriah menyebutkan bahwa Rasulullah tidak menganjurkan suami - istri mengkhususkan malam Jumat untuk berhubungan badan.

"Di dalam sunah tidak ada anjuran berhubungan seksual suami-istri di malam-malam tertentu, antara lain malam Senin atau malam Jumat. Tetapi ada segelintir ulama menyatakan anjuran hubungan seksual di malam Jumat," seperti tertulis dalam buku Syekh Wahbah Az-Zuhayli, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, cetakan kedua, 1985 M/1305, Beirut, Darul Fikr, juz 3 halaman 556.

Memang ada sebagian ulama berpendapat bahwa berhubungan suami istri juga menjadi amalan sunah malam Jumat. Imam Al Ghazali misalnya menjelaskan mengenai berhubungan suami istri pada malam Jumat.

"Jika perlu memilih hari dalam berjima (hubungan suami istri), adakah keutamaan malam Jumat dibandingkan malam-malam lainnya?"


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel